Segmentasi dan Target Pasar
Pasar adalah tempat bertemunya penyedia produk/jasa dengan pembeli potensial yang disertai adanya produk/jasa yang ditawarkan. Gambaran mengenai pasar bukan hanya seperti pasar tradisional tapi pemasaran lewat online dapat disebut juga pasar karena hal tersebut juga menawarkan suatu barang atau jasa kepada pembeli.
Bukan hanya berniat mencari untung tetapi pasar harus lebih menekankan kepada segmen pasar (market segmentation), hal tersebut dilakukan agar suatu barang atau jasa suatu perusahaan dapat bertahan lama bahkan mencapai nilai keuntungan yang lebih.
Market segmentation adalah pemecahan pasar sesuai dengan kebutuhan, karakteristik dan pelaku konsumen.
Ada dua sifat dalam market segmentation, yaitu:
1. Massa marketing adalah suatu pasar yang terdapat banyak penjual dan pembeli
Contoh: Pekan Raya Jakarta
2. Product variant marketing adalah memberikan variasi dalam product berupa barang atau jasa kepada pelanggan baik secara feature, kualitas maupun ukuran kemasan.
Contoh: orang dahulu mengenal McD hanya sekedar tempat makan tetapi sekarang McD bukan hanya sekedar tempat makan saja, tempat tersebut juga menyediakan sarana bermain untuk keluarga yang membawa anak mereka bahkan tempat yang nyaman untuk berbincang-bincang.
Perusahaan yang memproduksi barang atau jasa tidak mau barang atau jasa yang ditawarkan hanya sekedar bertahan tetapi juga harus mengalami peningkatan baik secara materi maupun kesan dalam masyarakat. Oleh sebab itu, segmen pasar harus membuat target pemasaran akan barang atau jasa yang ditawarkan.
Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam membuat target pemasaran suatu barang atau jasa, yaitu:
1. Mengidentifikasi segmen pasar
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengidentifikasi segmen pasar, yaitu:
a. Aspek geografis
Dalam aspek geografis yang harus diperhatikan adalah wilayah atau tempat barang atau jasa yang ditawarkan serta akses untuk mencapai tempat yang ditawarkan
b. Aspek demografis
Aspek demografis lebih memperhatikan kepada jumlah kepadatan penduduk akan tempat barang atau jasa yang ditawarkan
c. Aspek psikologis
Aspek psikologis menekankan pada perusahaan harus memperhatikan ke arah kelas sosial, dimana dari masyarakat kelas menengah kebawah hingga kelas mengengah keatas dapat menjangkau perusahaan yang kita miliki.
d. Aspek biografis
2. Memposisikan atau mempersepsikan profil konsumen
Selain itu perlu diperhatikan pula dari segi life style, personality chacarter, behavior segmentation, sikap, penggunaan, respon terhadap produk, serta manfaat yang diperoleh oleh pelanggan.
Saturday, March 26, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment