Pengertian keuangan dan manajemen keuangan
Manajemen keuangan berkepentingan dengan bagaimana cara menciptakan dan menjaga nilai ekonomis atau kekayaan. Konsekuensinya, semua pengambilan keputusan harus difokuskan pada penciptaan kekayaan. Demikianlah, kita akan berhadapan dengan keputusan keuangan seperti ketika memperkenalokan produk baru, kapan melakukan investasi dalam aset baru, kapan harus mengganti aset yang sudah ada, kapan melakukan pinjaman dari Bank, kapan mengeluarkan saham atau obligasi, kapan untuk memperluas kredit ke pelanggan, dan berapa banyak kas untuk pemeliharaan.
Bentuk Hukum Organisasi Bisnis
1. Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perseorangan adalah suatu bisnis yang dimiliki oleh perseorangan. Pemilik berhak pada atas seluruh harta perusahaan dan secara pribadi bertanggung jawab tanpa batas, termasuk segala kewajiban yang timbul. Bentuk perusahaan ini biasa dipilih untuk memulai suatu usaha. Umumnya tidak ada persyaratan hukum yang harus dipenuhi untuk memulai suatu usaha, apalagi jika usaha tersebut memakai nama pemilik itu sendiri. Beban registrasi yang relatif kecil akan dikenakan, jika perusahaan memakai sebuah nama khusus.
2. Persekutuan
Perbedaan dasar antara bentuk perusahaan perorangan dengan persekutuan adalah dalam hal kepemilikannya yang berjumlah lebih dari satu orang. Persekutuan adalah suatu persekutuan antara dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bertindak sebagai pemilik dan menjalankan usaha untuk mencari keuntungan.
Persekutuan dibagi menjadi 2 bentuk :
1) Persekutuan Umum
Di dalam persekutuan umum, setiap sekutu bertanggung jawab penuh atas semua kewajiban yang timbul dari para sekutunya. Jadi, tindakan salah satu sekutu juga menjadi tanggung jawab para sekutu lainnya.bentuk hubungan kerjasama diantara para sekutu diatur dalam sebuah perjanjian baik secara lisan maupun resmi tertulis.
2) Persekutuan Komanditer
Berbeda dengan persekutuan biasa, persekutuan komanditer memberikan kemungkinan bagi setiap sekutunya memiliki kewajiban yang terbatas, hanya sebesar modal yang ditanamkan dalam persekutuan. Untuk menjadi sebuah persekutuan komanditer ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama, harus ada sekutu yang secara penuh bertanggung jawab atas jalannya perusahaan. Kedua, nama-nama sekutu komanditer tidak muncul dalam nama perusahaan. Ketiga, para sekutu komanditer tidak terlibat langsung dalam manajemen perusahaan.
3. Korporasi
Korporasi adalah badan hukum yang memiliki kekayaan tersendiri yang terpisah dari harta kekayaan para pemilik perusahaan. Sehingga, korporasi bisa secara individu menggunggat dan digugat, membeli, dan menjual, atau memiliki hak milik ; dan para pelaku perusahaan tersebut tunduk terhadap hukuman atas kejahatan yang mereka lakukan. Korporasi terdiri atas pemilik yang menegaskan kebijakan dan arah perusahaan. Pemilik memilih dewan direktur, yang anggotanya pada gilirannya memilih individu untuk bertindak sebagai pegawai perusahaan, mencakup direktur, wakil ketua, sekertaris, dan pejabat keuangan. Kepemilikan dicerminkan dalam sertifikat saham bersama, yang mencatat banyaknya saham yang dimiliki oleh pemiliknya.
FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN
Pada dasarnya fungsi manajemen keuangan diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori sebagai berikut:
1. Perencanaan (planning)
Perencanaan merupakan aktifitas yang dilakukan untuk memperkirakan kegiatan di masa yang akan datang.
Oleh sebab itu, perencanaan harus mengandung unsur-unsur sebagai berikut:
a. Perencanaan dirumuskan secara jelas dan dijabarkan
b. Adanya kebijakan untuk mencapai tujuan dalam garis besarnya
c. Adanya prosedur pembagian tugas serta hubungan antara anggota kelompok masing-masing
d. Penetapan standart kemajuan yang hendak dicapai
e. Adanya langkah-langkah untuk mencapai tujuan
2. Pengorganisasian( organizing)
Merupakan kegiatan untuk mengatur, menyusun, membagi tugas dan pemberian wewenang kepada anggota organisasi. Dalam organisasi terdapat dua asas pokok yang perlu diperhatikan di antaranya:
a. Koordinasi yang menitikberatkan pada pengaturan dan pemeliharaan tata hubungan
b. Hierarki yang difokuskan pada proses pewujudan koordinasi dalam organisasi
3. Penggerakan (Actuating)
Merupakan kegiatan atau tindakan usaha mengusahakan agar anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan kebijakan organisasi.
4.Pengawasan (controlling)
Pengawasan perlu dilakukan agar pekerjaan dapat berlangsung sesuai dengan rencana yang telah ditetapka. Kegiatan pengawasan dapat berbentuk pemeriksaan, pengecekan serta usaha dalam pencegahan terhadap kesalahan yang mungkin terjadi.
TUJUAN MANAJEMEN KEUANGAN
Tujuan dari manajemen perusahaan adalah memaksimalkan nilai perusahaan.
Nilai perusahaan adalah harga yang bersedia di bayar oleh calon pembeli apabila perusahaan tersebut dijual. Semakin tinggi nilai perusahaan maka semakin besar kemakmuran yang aka diterima oleh pemilik perusahaan.memaksimalkan nilai perusahaan tidak akan sama dengan memaksimal laba dalam pengertian ekonomi. Hal ini disebabkan karena laba ekonomi diartikan sebagai jumlah kekayaan yang biasa dikonsumsi tanpa membuat pemilik kekayaan menjadi miskin.
Monday, October 11, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment